Anambas
Q sayang, Anambas Q malang
Kepulauan Anambas, sebuah pulau di ujung perbatasan
wilayah Indonesia. Pulau yang memiliki ribuan pesona tanpa cela hasil ciptaan
Yang Maha Kuasa. Sedikitpun tidak terdapat cela akan keindahan yang tak
tertandingi ini. Semua memang terdengar bualan semata. Tetapi bagi yang pernah
berkunjung pasti tidak akan menolak memuji kekuasaan Tuhan yang nyata ini.
Bagaimana tidak, laut biru dengan gelombang yang saling berkejaran ibaratkan
godaan iman terberat untuk merasakan dingin dan bersihnya laut Anambas. Pasir
putih bagaikan taburan permata yang tiada duanya. Ketika menikmati suasana
pantai, kita bisa lihat hijaunya pegunungan ibarat taburan zamrut yang indah.
Dan juga, jangan lupa
akan kekayaan alamnya. Ikan yang berlimpah ruah, hasil pertanian seperti karet,
kelapa, cengkeh dll. Dan tidak lupa Migas yang sedang di bangga-banggakan oleh
orang setempat.
Tetapi, dibalik keindahan dan kekayaan alam itu,
menyimpan ribuan kisah pilu yang pernah dialami oleh penduduk setempat. Daerah yang
bisa dibilang Terluar, Terbatas, dan Terpencil itu sangat memerlukan perkembangan yang bisa membangun
perekonomian dan sumber daya manusia yang baik. Bagaimana tidak, dalam wilayah
indonesia ini, sangat banyak sekali kekayaan alam yang bisa dibanggakan. Tapi
sayang, semua kekayaan alam itu hanya bisa kita lihat, tanpa bisa berbuat
apa-apa. Semua kekayaan alam itu bisa dikelola jika ada perusahaan asing yang
ingin mengelola. Setelah itu baru kita bisa merasakan kekayaan alam itu. Jika
tidak, ya kita hanya bisa menunggu asupan dari luar. Ekspor, ekspor, dan
ekspor.
Di tahun 2015 masyarakat indonesia harus siap menghadapi
MEA (Masyarakat Ekonomi Asia). Mengapa ? karena ditahun ini produk-produk luar
negeri sudah boleh beredar secara bebas di Indonesia. Tetapi jika ditanya ke
masyarakat Anambas, apa yang mereka siapkan untuk menghadap MEA ? mereka hanya
menjawab “biase ojok” atau artinya
biasa saja, mengapa mereka secara gampang menjawab biasa saja, karena
masyarakat Anambas telah biasa menggunakan produk luar negeri. Mengapa demikian
? karena produk luar negeri lebih mudah didapatkan di wilayah Anambas, dari
pada produk buatan Indonesia sendiri. Dari sini sudah bisa kita lihat betapa Terbatas
dan Terluarnya Kepulauan Anambas.
Masyarakat Anambas sangat dikenal dengan Pulau Bawah. Dan
kalau anda tahu bahwa Pulau Bawah ini adalah pulau yang pernah dinobatkan oleh
CNN sebagai pulau terindah se-Asia. Mengalahkan lengkawi di Malaysia, Teluk
Halong di Vietnam, Similand Islands yang berada di Thailand. Tetapi sayang,
pulau itu tidak bisa dicicipi keindahannya oleh semua penduduk Anambas,
dikarenakan jauhnya jarak pulau tersebut. Dan jika ingin pergi harus mengeluarkan
dana yang cukup besar, karena harus menyewa fery besar karena gelombang yang
begitu tinggi. Dari situ kita tahu, betapa Terluarnya Kepulauan Anambas.
Kepulauan Anambas adalah salah satu wilayah yang banyak
menggunakan produk luar negeri. Karena produk luar negeri lebih mudah
ditemukan. Bisa lihat di peralatan dapur, ruang tengah, alat make up, makanan,
kebanyakan itu adalah produk luar negeri. Disitu kita bisa lihat betapa
Terbatasnya sumber keperluan di wilayah Kepulauan Anambas.
Jika anda ingin berkunjung ke Anambas, janagn pernah
ragu. Karena di sana di kenal dengan penduduk yang ramah, alam yang indah, dan
tidak penulis pungkiri, jika anda pernah berkunjung, pasti ingin kembali
kembali. Demikian dari penulis, mohon maaf bila terdapat kesalahan.
salam rindu Anambas Q


